Parkit adalah termasuk dalam keluarga burung paruh bengkok dan seperti kita ketahui bahwa burung yang masuk dalam jenis ini adalah burung yang pintar dan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru ataupun manusia, sehingga banyak yang memelihara burung ini untuk dijadikan teman bermain atau sekedar mengkoleksi karena warna dan tingkahnya yang lucu. Karena kepintarannya burung ini bisa dengan mudah dilatih oleh kita, dan tidak sedikit pula penjual burung yang menawarkan burung parkit yang sudah terlatih dengan harga yang tinggi.
Untuk melatih burung ini diperlukan kesabaran dan ketekunan kita dalam mengajarkan burung ini hal-hal yang baru dan yang paling penting adalah burung parkit harus dibuat jinak dahulu. banyak cara untuk membuat jinak burung jenis ini, dan beberapa diantaranya akan kita ulas disini. tapi pertama tama kita harus tahu dulu bagaimana memilih burung parkit yang bagus dan gampang untuk dilatih.
Memiliki burung parkit yang jinak tentu sangat menyenangkan. Sebab, berbeda dari burung kicauan lainnya, parkit yang sudah jinak akan lebih mudah dilatih melakukan berbagai atraksi, bahkan lebih mudah dilatih dengan suara-suara lainnya, termasuk bisa berbicara seperti halnya nuri atau beo meski tidak terlalu fasih dan terdengar kurang jelas.
Pemilihan bahan yang baik
  • Pemilihan warna yang menarik dan keadaan burung yang sehat dan tidak cacat.
  • Tekstur bulu burung yang mempunyai ciri mudah dijinakkan mempunyai tektur yang lembut. Burung yang bulunya bertekstur kasar biasanya memiliki perangai agak liar.
  • Pilih burung yang usianya masih agak muda, jangan terlalu tua ciri-ciri parkit yang tua bisa dilihat dari tekstur atau sisik kaki yang terlihat sangat kasar dan gelap demikian juga paruhnya yang mulai terkikis (geripis) dan sangat gelap sedangkan ciri-ciri parkit yang masih muda bisa dilihat dari sisik kakinya lebih halus dan segar demikian juga dengan warna paruhnya yang lebih cerah.
  • Jika kita memilih yang masih anakan bisa jadi point bagus.
  • Jenis kelamin jantan biasanya lebih mudah dijinakkan/dilatih.
Menjinakan burung parkit
Setelah kita dapatkan burung bahan yang bagus, kita bisa memandikan burung tersebut dengan menggunakan tangan kita. usapkan air dengan perlahan dan penuh kasih sayang jangan memperlakukan dengan kasar.
Dalam keadaan basah kuyup secara perlahan usap badan burung dengan lembut kemudian coba taruh di jari telunjuk kita agar bertengger, pada beberapa kasus tertentu ada burung parkit yang langsung bertengger dengan tenang sambil merapihkan bulu-bulunya agar cepat kering namun ada juga yang masih bingung dan ingin langsung terbang dari jari telunjuk kita. oleh karena itu usahakan agar pada tahap ini dilakukan di dalam ruangan, dan kalau burung bersikap demikian sebaiknya segera masukan ke dalam sangkarnya dahulu dan ulangi proses ini pada besok hari. tapi bisa juga dilakukan tahapan ini dalam waktu 2 ( dua ) kali sehari yaitu pada waktu pagi hari dan sore hari.
Sedangkan untuk burung yangs udah tenang dalam tenggeran di tangan kita, bisa kita tawari dengan makanan kesukaannya yang berupa millet putih/merah, jewawut, biskuit, tauge atau lainnya. Bila burung ini merespon dan segera mengambil makanan dari tangan kita pertanda burung ini sudah jinak, tetapi jika belum maka latih dahulu siburung agar terbiasa tenang di tangan kita bisa dengan cara mengganti posisi jari / membuatnya jalan-jalan di jari-jari kita dan setelah itu kembali masukan ke kandangnya.
Untuk burung yang masih belum mau menerima makanan dari tangan kita, bisa kita berikan terapi ‘puasa’ atau hanya memasukan cepuk yang berisi minumannya saja ke sangkarnya tanpa cepuk makanan. tujuannya agar si burung kelaparan dan dengan kondisi demikian si burung akan secara bertahap mau menerima makanan langsung dari tangan kita.
Jika siburung dalam beberapa hari sudah mau menerima makanan dari tangan kita sekarang kembali ke tahapan semula yaitu meletakan si burung agar bertengger di tangan / jari telunjuk kita, tapi dalam tahap ini sebaiknya siburung dalam keadaan basah kuyup. hal ini agar si burung bisa tenang sambil membersihkan badannya dan juga menghindari si burung terbang. Berikan makanan kesukaannya sewaktu si burung berpindah tempat dari jari satu ke jari lainnya sambil memberikannya perintah / menyebut namanya sambil sesekali memberikannya makanan jika siburung menuruti perintah kita.lakukan berulang-ulang sampai siburung benar-benar jinak.
Jika Burung parkit sudah merasa nyaman dan aman bertengger di tangan anda maka dengan nyaman dan aman pula ia akan bermain di ruangan tersebut, nah pada waktu inilah kita bisa memberikannya permainan untuk melatih si burung.  ada cara yang aman bagi kita pada waktu melatih burung parkit, ialah dengan memotong beberapa bulu sayapnya agar burung tidak terbang lebih tinggi isitahnya adalah wingclipping.

Wing clipping adalah pengguntingan bulu yang bertujuan agar parkit lebih mudah dikontrol dan lebih cepat bergantung kepada kita. Proses ini tidak membahayakan atau menyakiti burung, karena yang digunting bulu sayap besar yang digunakan burung untuk terbang tinggi. Jadi setelah dilakukan wing clipping, parkit masih tetap bisa terbang meski dengan jarak rendah.

http://kicauan.files.wordpress.com/2012/12/0-7645-5311-9_0603.jpg
ebagai gambaran objektif, para penggemar burung paruh bengkok di sejumlah negara masih bersikap pro dan kontra soal wing clipping, terutama soal keselamatan burung. Namun banyak juga pemilik burung yang menerapkan metode ini setelah yakin atas keselamatan burungnya. Jadi, silakan Anda mempertimbangkan perlu dan tidak melakukan wing clipping.Yang perlu diingat, wing clipping hanya dilakukan untuk parkit yang dijadikan koleksi pribadi di rumah, dan bukan untuk diperjualbelikan. Sebab calon pembeli umumnya enggan melakukan transaksi begitu melihat bulu-bulu sayap parkit yang mau dibelinya sudah tidak lengkap lagi. Jadi, pastikan burung tersebut sebagai teman bermain di rumah.

Menjinakan parkit

Setelah bulu-bulu besar dari sayapnya dipotong, Anda bisa dengan mudah melatih burung dan tidak akan merasa khawatir kalau parkit bakal terbang atau lepas. Kali ini saya akan berikan tips ringan dan singkat mengenai bagaimana menjinakan parkit sesuai dengan pengalaman saya pribadi.

Awalnya, dalam keadaan parkit masih di dalam kandang, masukkan tangan Anda ke kandang tersebut selama beberapa menit. Tujuannya agar burung terbiasa dan tidak mudah kaget / takut..Pada hari pertama, biasanya parkit akan ketakutan dan berusaha menghindar. Namun setelah terbiasa, burung mulai tak kaget lagi setiap kali Anda memasukkan tangan ke dalam kandang,

Apabila burung sudah tidak kaget lagi, Anda bisa mulai mengeluarkannya dari kandang / sangkar, sambil mengusap-usap lembut bagian belakang kepalanya, sambil tetap memegang burung tersebut. Selanjutnya, lepaskan pelan-pelan burung tersebut, dan tempatkan di pangkuan Anda. Biasanya burung akan berusaha terbang. Tetapi jangan khawatir, dia kan sudah menjalani wing cliping. Jadi, kalaupun terbang, Anda masih bisa menangkapnya dengan mudah.

Ulangi langkah diatas sampai burung benar-benar mau diam di pangkuan Anda, tanpa terbang lagi. Pada tahap ini, terkadang muncul “gangguan kecil” lagi, di mana si parkit berusaha menghindari posisi tersebut dengan cara berjalan menyusuri tubuh Anda. Biarkan saja, lalu tangkap kalau ia mencoba menjauhi tubuh Anda. Taruh lagi dalam pangkuan, begitu seterusnya. Lakukan latihan ini selama 1-2 jam sehari.

Pada hari ketiga, biasanya parkit sudah mulai berani berjalan di atas tubuh Anda dan tidak akan takut lagi. Bahkan burung sudah mulai berani mengeluarkan suaranya. Itu berarti sedikit lagi proses penjinakan akan berhasil.

Kali ini Anda bisa melepas burung di lantai. Siapkan wadah kecil berisi pakan kesukaannya. Latihlah agar burung mau mendekati makanan tersebut.

Latihan lain yang bisa dilakukan saat itu adalah meletakkan burung di salah lengan atau tangan Anda. Lalu jari telunjuk dibasahi sedikit air. Celupkan jati Anda ke dalam wadah pakan yang berisi millet atau jewawut, sehingga bahan pakan tersebut akan menempel di jari. Berikan kepada burung agar ia mau memakannya langsung dari jari Anda.

Teknik seperti ini akan membangkitkan memori burung parkit, bahwa Anda adalah induk semang yang baik terhadapnya, karena mau memberikan makanan. Hal ini sekaligus memberikan kepercayaan kepada parkit bahwa anda bukanlah musuh baginya.

Jika burung parkit sudah jinak, Anda bisa mulai memberikan mainan selama program latihan berikurnya. Ini merupakan pengenalan awal burung terhadap aneka benda asing di sekitarnya, terutama yang berbentuk menarik. Dengan latihan seperti itu, parkit akan terbiasa dengan keberadaan mainan, dan memudahkan Anda jika kelak melatihnya untuk melakukan berbagai atraksi seperti naik-turun tangga, naik ayunan, main pelorotan / perosotan, dan lain sebagainya.

Biasanya parkit dalam waktu 1 – 2 minggu sudah bisa dijinakan. Apabila latihan bisa dilakukan secara rutin, maka burung makin lebih cepat jinak, bahkan bisa di jadikan teman bermain bagi Anda, atau anak-istri di rumah, tanpa perlu khawatir parkit akan takut atau terbang jauh. Selain memang sudah tidak bisa terbang jauh, ikatan emosi dengan pemilik dan keluarganya membuat parkit merasa nyaman..